Ragam Berita
 

Manfaat Kegiatan Pramuka untuk Pengembangan Diri Anak

Manfaat Kegiatan Pramuka untuk Pengembangan Diri Anak

Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang artinya orang muda yang suka berkarya. Gerakan Pramuka memiliki lambang Tunas Kelapa yang artinya tunas penerus bangsa. Tunas itu sendiri dianggap cikal yang akan bertumbuh, artinya Pramuka dimulai dari tunas yang akan terus berkembang dan keberadaannya dapat dirasakan oleh orang lain.

Kapan Anak Bisa Belajar Pramuka?
Belajar Pramuka sebenarnya bisa dikenali anak sejak awal masuk SD. Bentuk kegiatannya tentu berbeda untuk masing-masing tingkatan. Anak SD kelas 1 lebih banyak aktivitas bernyanyi dan bermain saja. Berbeda dengan anak yang duduk di bangku kelas  3 atau 4 yang sudah mulai melakukan kegiatan yang lebih berat dari sebelumnya.
Tingkatan Pramuka dibagi berdasarkan kelompok usia, Anggota Gerakan Pramuka terdiri dari Anggota Muda dan Anggota Dewasa.

Anggota Muda adalah Peserta Didik Gerakan Pramuka yang dibagi menjadi beberapa golongan:
1. Golongan Siaga merupakan anggota yang berusia 7 – 10 tahun
2. Golongan Penggalang merupakan anggota yang berusia 11- 15 tahun
3. Golongan Penegak merupakan anggota yang berusia 16 – 20 tahun
4. Golongan Pandega merupakan anggota yang berusia 21 – 25 tahun
Anggota yang berusia di atas 25 tahun berstatus sebagai anggota dewasa.

Dengan demikian kegiatan Pramuka sudah dapat diterima anak saat ia memasuki SD. Orang tua diharapkan dapat memberi dukungan kepada anaknya agar tertarik dengan kegiatan Pramuka sehingga anak-anak kelak dapat merasakan manfaat dari mengikuti kegiatan tersebut.

Manfaat Mengikuti Kegiatan Pramuka
Sebenarnya ada banyak hal yang didapatkan saat anak mengikuti kegiatan Pramuka. Hampir semua yang ia pelajari di Pramuka dapat dipraktekkan dalam aktivitas sehari-hari, misalnya seperti membuat suatu karya dari barang bekas (kardus bekas susu, kaleng susu atau bungkus sabun), memasak, menyiapkan serta merapihkan barang pribadi.
Ia juga belajar untuk bisa bertahan hidup ketika hidup di alam terbuka dengan membuat tenda, membuat api dari kayu, makan dengan bahan seadanya, tidak mengandalkan listrik, jauh dari keramaian dan sulit mencari kebutuhan apapun. Saat suasana seperti inilah ia dididik untuk bisa bertahan hidup.

Banyak sekali manfaat yang didapat olehnya dengan mengikuti kegiatan Pramuka. Apa saja keuntungan mengikuti kegiatan Pramuka sejak usia dini?

1. Disiplin
Saat anak mengikuti kegiatan Pramuka, pelajaran yang paling dasar adalah pembentukan karakter anak. Ia akan dilatih untuk menyiapkan dan melakukan apapun seorang diri tanpa dibantu orang tua. Ia juga akan dilatih untuk tepat waktu seperti saat bangun tidur, mandi, makan, belajar atau aktivitas lainnya. Anak yang dilatih disiplin sejak kecil akan terbiasa berdisiplin sehingga akan menjadi kebiasaan yang baik yang terbawa hingga ia dewasa dan dapat bekerja dengan hasil yang memuaskan karena kedisiplinannya tersebut.

2. Tanggung Jawab
Saat mengikuti kegiatan Pramuka, anak akan dituntut untuk bisa mengambil keputusan dalam hal apapun dan bertanggung jawab dengan keputusannya tersebut. Dalam kegiatan Pramuka, ia harus bertanggung jawab pada saat melakukan tugasnya. Misalnya saat membuat tenda mereka harus bertanggung dengan keselamatan tenda. Pada saat memasak, ia harus bertanggung jawab pada orang lain yang menikmati makanan tersebut. Saat berkemah ia juga belajar tanggung jawab dengan perlengkapannya masing-masing.

3. Mandiri
Banyak anak yang terbiasa dibantu oleh orang tua atau asisten rumah tangga untuk mengurus diri. Namun dengan mengikuti kegiatan Pramuka ia akan belajar untuk mengurus keperluannya sendiri. Dengan belajar mandiri akan membentuk karakter anak menjadi lebih baik dibanding dengan mereka yang terbiasa dilayani.

4. Berkomunikasi
Saat mengikuti kegiatan Pramuka maka anak akan dituntut untuk bisa berhubungan dengan temannya, baik yang satu tim dengannya maupun yang berbeda timnya. Kegiatan dalam Pramuka lebih banyak dilakukan secara berkelompok sehingga melatih mereka untuk bisa berkomunikasi dengan teman-temannya. Dengan kegiatan ini, maka anak yang tadinya pemalu atau pendiam dapat menjadi lebih berani untuk berbicara dengan orang lain. 

5. Kreatif
Banyak kegiatan yang ada dalam Pramuka yang menuntut anak untuk menggunakan kreativitasnya. Banyak aktivitas yang membuat anak harus menyelesaikan tugasnya dengan menggunakan ide cemerlang mereka. Dengan demikian kreativitas mereka semakin diasah.

6. Kepemimpinan
Dalam kegiatan Pramuka, tiap anak akan mendapat kesempatan untuk memimpin regunya masing-masing. Saat mendapat kesempatan itulah anak akan belajar mengenai gaya kepemimpinan sehingga ketika memasuki usia dewasa anak bisa menjadi seorang pemimpin, baik ditempat kerja, organisasi, maupun ketika sudah berkeluarga.

7. Mencintai alam
Banyak kegiatan Pramuka yang dilakukan di luar ruangan atau di alam bebas. Kegiatan tersebut menuntut anak untuk berinteraksi dengan alam, sehingga secara tidak langsung akan mengajarkan mereka untuk mencintai alam dan menjaga kelestarian lingkungan hidup.

8. Kemampuan Bertahan Hidup
Dalam kegiatan Pramuka anak akan diajarkan berbagai kode sandi, cara mengikat simpul, membuat tenda, memasak dengan peralatans seadanya, P3K, dan kemampuan lainnya yang akan berguna untuk bertahan hidup saat situasi darurat.

Itulah beberapa manfaat pentingnya mengikuti kegiatan Pramuka, yang akan membentuk karakter yang baik untuk mereka ketika mereka dewasa

source : blog.sukawu.com








Berikan Komentar Via Facebook

Ragam Berita Lainnya
Cara Membuat Anak Percaya Diri dan Berani
Cara Membuat Anak Percaya Diri dan Berani
Minggu, 11 November 2018 15:43 WIB
Ada beberapa penyebab anak menjadi tidak percaya diri, mulai dari kurangnya kasih sayang, terlalu sering dilarang, hingga rasa trauma akibat kegagalan. Sayangnya, bukanlah perkara yang mudah dan cepat untuk bisa mendapatkan cara mengembalikan kepercayaan diri seorang anak. Sebelum terlambat dan buah hati kesulitan mendapatkan kembali kepercayaan dirinya, akan lebih baik kalau Ayah dan Bunda menanamkan hal-hal positif padanya
Mengenal Pola Asuh Milenial : "Drone Parenting"
Mengenal Pola Asuh Milenial : "Drone Parenting"
Selasa, 08 Januari 2019 07:42 WIB
Kini, di jaman milenial, berkembang jenis pola asuh baru yang disebut para ahli sebagai " Drone Parenting". Apa itu?
Permainan yang dianjurkan untuk anak ADHD
Permainan yang dianjurkan untuk anak ADHD
Kamis, 23 Mei 2019 22:43 WIB
Anak-anak dengan ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder terkenal sulit berkonsentrasi untuk waktu yang lama
Film Tentang Parenting Yang Recommended
Film Tentang Parenting Yang Recommended
Kamis, 08 Agustus 2019 03:47 WIB
Bagi calon orang tua yang hendak mencari referensi atau kamu yang memang suka film inspiratif bertemakan keluarga, mungkin daftar film di bawah ini bisa jadi pilihan