

Tidak sedikit orang tua atau guru yang merasa khawatir saat melihat anak kesulitan membaca. Anak mungkin terbata-bata, sering berhenti di tengah kalimat, atau bahkan mulai menghindari kegiatan membaca karena merasa kesulitan. Hal ini tidak hanya berdampak pada kemampuan belajar, tetapi juga bisa menurunkan rasa percaya diri anak. Jika tidak ditangani, anak berisiko semakin tertinggal. Oleh karena itu, diperlukan cara yang sederhana dan efektif untuk membantu anak, salah satunya melalui teknik repeated reading.
Apa Repeated Reading Technique?
Repeated reading adalah teknik membaca dengan cara mengulang bacaan yang sama beberapa kali hingga anak bisa membaca dengan lebih lancar. Teknik ini sering digunakan pada anak yang mengalami kesulitan membaca, termasuk anak dengan disabilitas intelektual. Dalam praktiknya, anak tidak hanya diminta membaca, tetapi juga dibantu dan diberi dorongan agar terus mencoba sampai lebih lancar.
Mengapa Teknik Ini Penting?
Kemampuan membaca melibatkan lebih dari sekadar mengenal huruf. Anak juga perlu mampu membaca dengan lancar agar dapat memahami isi bacaan. Pada anak dengan disabilitas intelektual, proses ini dapat menjadi lebih menantang, sehingga diperlukan latihan yang membantu meningkatkan kelancaran membaca secara bertahap. Dengan latihan yang berulang, anak menjadi lebih terbiasa dengan kata dan pola bacaan, sehingga proses membaca dapat menjadi lebih lancar.
Latihan membaca yang dilakukan secara berulang dan terstruktur dapat membantu anak mengembangkan kemampuan membaca secara bertahap. Dengan pendampingan yang tepat dan dilakukan secara rutin, anak tidak hanya berkembang dalam kemampuan membaca, tetapi juga dapat merasa lebih percaya diri.
Kapan Harus ke Profesional?
Jika anak menunjukkan kesulitan membaca yang cukup menghambat, penting untuk mendapatkan bantuan yang tepat. Pusat pelayanan psikologi d’Fun Station Bandung menyediakan layanan asesmen dan intervensi untuk membantu memahami kebutuhan anak serta memberikan pendampingan yang sesuai, sehingga proses belajar anak dapat berjalan lebih optimal.
Referensi:









