Artikel
 
Semua ArtikelPerkembangan AnakDunia RemajaKehidupan DewasaKeluargaKesehatanPengetahuan UmumKesehatan Mental

Tujuan Pendidikan Seksual Bagi Remaja
Tujuan Pendidikan Seksual Bagi Remaja

Di Indonesia, pembicaraan mengenai hal-hal yang berbau seksual adalah sesuatu yang masih tabu untuk dibicarakan. Hal ini berdampak pada pendidikan seksual yang jarang untuk dibahas oleh sebagian besar masyarakat dengan alasan norma-norma yang berlaku. Para orang tua atau orang dewasa seringkali merasa risih ketika anak-anak atau remaja bertanya tentang hal-hal yang berkaitan dengan seks sehingga lebih memilih untuk mengalihkan pembicaraan. 

Masyarakat menganggap pembicaraan mengenai seks adalah sesuatu yang jorok atau terlarang untuk dibahas sebelum menikah. Padahal pendidikan seksual penting untuk diketahui sejak dini. Hal ini bisa dimulai dari keluarga terlebih dulu, terutama pada remaja akil balik yang sangat gencar dalam mengeksplorasi seksualitasnya. Walaupun seks dianggap tabu, nyatanya kebanyakan remaja pasti sudah familier dengan konotasi yang berkaitan dengan seks. Sayangnya anggapan tabu tersebut justru membuat pendidikan seks di kalangan remaja masa kini kurang terfasilitasi dengan baik oleh orang tua maupun sekolah.

Apa yang Dimaksud dengan Pendidikan Seksual?
Pendidikan seksual adalah suatu informasi mengenai persoalan seksualitas manusia meliputi proses terjadinya pembuahan, kehamilan sampai kelahiran, tingkah laku seksual, hubungan seksual, dan aspek-aspek kesehatan seksual, kesiapan mental dan norma yang berlaku tentang seksualitas. 
 

Tujuan dari Pendidikan Seksual
Di masyarakat pendidikan seksual terkadang masih dianggap sebagai sesuatu yang tidak terlalu penting dan belum perlu dilakukan. Padahal pendidikan seksual merupakan salah satu hal yang seharusnya diberitahukan sedini mungkin sebab hal ini tidak hanya akan membantu mencegah kehamilan serta terjangkit penyakit menular secara seksual, tetapi juga membantu anak untuk menunda melakukan hubungan intim hingga mereka sudah benar-benar siap. Selain itu, hal ini juga bisa membantu menghindari terjadinya pelecehan maupun kekerasan seksual.

Berikut beberapa tujuan pendidikan seksual bagi remaja:
1. Mencegah efek buruk dari media dan lingkungan
Saat ini semua orang semakin mudah mendapatkan akses internet dan TV untuk mendapatkan informasi dan relasi pertemanan yang lebih luas melalui beragam jenis media sosial. Orang tua yang memberikan pendidikan seksual dapat melindungi remaja dari berbagai efek negatif media informasi yang ada. Berikan juga kepada mereka pemahaman mengenai dunia pergaulan agar para remaja tidak terjerumus dalam seks bebas atau tindakan kriminal.

2. Membangun kepercayaan anak dan orang tua
Terbuka dalam membahas informasi tentang seksual pada anak akan memberi orang tua kesempatan untuk memberikan pendidikan seksual yang sesuai dan akurat sehingga anak tidak akan mencari sumber sendiri yang belum tentu aman dan tepat. Anak pun akan lebih percaya dengan orang tua dan terbuka mengenai kehidupan seksualnya karena dia tahu bahwa Anda dapat diajak bicara tentang hal yang paling pribadi sekalipun.

3. Menfasilitasi perkembangan dan pemahaman remaja
​​​​​​​Membahas topik mengenai seks bisa membuat anak menyadari bahwa hal ini penting sehingga anak menjadi sadar bahwa mereka harus melindungi dan menghargai tubuhnya sendiri. Anak akan lebih mudah menyadari bahwa tidak ada yang boleh memaksanya melakukan atau menerima perlakuan buruk terhadap tubuhnya. Anak juga akan belajar untuk memilih, bersikap, dan bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya. Seks merupakan hal yang manusiawi. Di dalamnya terkandung berbagai aspek mulai dari budaya, agama, moral, hingga konsep manusia tentang kebahagiaan. Membahasnya dengan cara baik-baik akan membuat anak Anda pada nantinya bisa melihat dunia dan diri sendiri secara beradab serta lebih bijak dalam menentukan pilihan-pilihan yang tepat.

Ternyata ada banyak hal bagus yang bisa diperoleh saat seorang anak khususnya remaja mendapatkan pendidikan seksual sedini mungkin. Jika Anda masih ragu atau bingung terkait hal ini, Anda bisa download aplikasi d’Fun Station di smartphone Anda dan konsultasikan tentang masalah ini kepada ahli yang tersedia.

Referensi :

Sex Education: Talking to Your Teen About Sex https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/sexual-health/in-depth/sex-education/art-20044034
What Should I Teach My High School-Aged Teen About Relationships? https://www.plannedparenthood.org/learn/parents/high-school/what-should-i-teach-my-high-school-aged-teen-about-relationships
What Should I Teach My High School-Aged Teen About Pregnancy and Reproduction? https://www.plannedparenthood.org/learn/parents/high-school/what-should-i-teach-my-high-school-aged-teen-about-pregnancy-and





konsultasi Onsite

Telepon : 085725340688
Ruko Istana Pasteur Regency Blok CRA 51 Pasteur, Sukaraja, Kec. Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat 40175


Berikan Komentar Via Facebook

Dunia Remaja Lainnya
Kenapa Penting Dukung Anak Tumbuh Bahagia?

Kenapa Penting Dukung Anak Tumbuh Bahagia?
Senin, 11 Februari 2019 08:43 WIB
Memiliki keluarga bahagia, tentu menjadi impian bagi Happy Parents.
Banyaknya Keuntungan Bermain Bebas Bagi Anak

Banyaknya Keuntungan Bermain Bebas Bagi Anak
Selasa, 07 Juni 2022 14:18 WIB
Sadarkah kita bahwa terkadang kita terlalu keras terhadap anak dengan tidak membiarkan si Kecil bermain dengan bebas
Malas? Atau Kesulitan Belajar?

Malas? Atau Kesulitan Belajar?
Kamis, 14 Maret 2019 12:28 WIB
Anak yang mengalami kesulitan belajar umumnya adalah anak-anak yang memiliki kecerdasan tergolong rata-rata atau bahkan superior.
Apa Cita-cita Anak Sekolah Zaman Sekarang?

Apa Cita-cita Anak Sekolah Zaman Sekarang?
Kamis, 26 Januari 2017 13:08 WIB
Anda jangan mengelak, meski sekarang pilihan karier meleset jauh dari cita-cita masa sekolah dulu, pasti tiga profesi tersebut di atas