Artikel
 
Semua ArtikelPerkembangan AnakDunia RemajaKehidupan DewasaKeluargaKesehatanPengetahuan Umum

KOK BISA ADA KEPRIBADIAN GANDA?
image : google.com
KOK BISA ADA KEPRIBADIAN GANDA?

Istilah kepribadian ganda pasti sudah tidak asing lagi bagi kita baik melalui cerita, film, maupun kisah nyata. Dissociative Identity Disorder (DID) atau lebih dikenal sebagai Kepribadian Ganda merupakan bagian dari Dissociative Disorder, menurut DSM-5-TR (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders-5-Text Revision).

Sebelum mengulas Dissociative Identity Disorder (DID), kita bahas singkat dulu tentang Dissociative Disorder itu sendiri. Dissociative Disorder (Gangguan Disosiatif) adalah gangguan atau kekacauan dalam integrasi kesadaran normal, memori, identitas, emosi, persepsi, representasi tubuh, kontrol motorik, dan perilaku. Gejala disosiatif ini berpotensi dapat mengganggu fungsi psikologis manusia dalam melakukan aktivitasnya. Hal ini dapat diamati oleh orang lain maupun dirasakan oleh diri sendiri.

Lalu apa itu DID?
Dissociative Identity Disorder (DID) adalah gangguan identitas yang ditandai dengan adanya dua atau lebih kondisi kepribadian yang berbeda dan episode amnesia yang berulang sebagai ciri utamanya. Terpecahnya identitas dapat bervariasi, baik dalam bentuk penampilan maupun keadaan seperti nama, usia, ciri, perilaku, ras, maupun jenis kelamin. Kondisi amnesia yang dimaksud dikarenakan penderita DID tidak dapat mengingat kejadian sehari-hari, informasi pribadi yang penting, dan atau peristiwa traumatis yang bukan seperti lupa biasa. Hal ini biasanya muncul saat kepribadian alternatif mengambil alih posisi dari kepribadian inti seseorang.

Apa yang dialami individu dengan DID?
Individu dengan DID biasanya mengalami:
  • Gangguan secara berulang, dalam fungsi sadar dan rasa diri (misalnya suara, tindakan, ucapan, pikiran, emosi, dan dorongan yang mengganggu).
  • Perubahan dari rasa diri (misalnya sikap, pilihan, tubuh, serta tindakan yang dirasa bukan milik mereka sendiri)
  • Perubahan persepsi yang aneh (misalnya depersonalisasi yakni merasa terlepas, seolah melihat diri sendiri dari luar tubuh mereka; derealization yakni perasaan bahwa lingkungan sekitarnya aneh, asing, atau tidak nyata).
  • Amnesia berulang (tidak mampu mengingat kejadian sehari-hari, informasi pribadi yang penting, atau peristiwa traumatis yang bukan seperti lupa biasa)
  • Gejala neurologis fungsional yang berselang.

Apa penyebab dan dampak DID?
DID dipicu oleh berbagai peristiwa trauma psikologis tertentu yang dapat berupa kekerasan, pelecehan, kecelakaan, bencana alam, peperangan, kematian, riwayat penyakit, dan peristiwa hidup lainnya yang terjadi secara berkelanjutan/berulang. Akibatnya, penderita DID seringkali mengalami kesulitan untuk menjalin hubungan dengan orang-orang di sekitarnya, menyakiti diri sendiri, atau menyalahgunakan obat-obatan.

Kapan dan siapa yang bisa mengalami DID?
DID bisa terjadi di segala usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa. Pada anak-anak, DID tidak muncul dengan perubahan identitas melainkan sebagai gangguan mental, dan pada umumnya baru terdiagnosa ketika dewasa. Biasanya, berkaitan dengan masalah memori, konsentrasi, permainan traumatis. Pada remaja, DID muncul menjadi gejolak remaja/tahap gangguan mental lainnya, seperti perilaku bunuh diri atau agresivitas. Bagi individu yang lebih tua, DID dapat muncul berupa gangguan mood, memori, obsesif kompulsif, dan lain sebagainya.

Bagaimana mencegah DID?
Cara terbaik untuk mencegah adalah dengan menghindari penyebab yang memicunya, yakni situasi stres. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengelola stres secara tepat. Jika mengalami kesulitan dalam mengelola stres atau menemukan kerabat yang mengalami tanda-tanda seperti yang disebutkan di atas, jangan ragu untuk segera meminta bantuan profesional yakni psikolog dan psikiater.

Sumber referensi:
American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder (5thEd.). Washington DC: American Psychiatric Publishing
Oltmanns, T.F. & Emery. R.E. (2012). Abnormal Psychology (7th). New Jersey: Pearson.





konsultasi Onsite

Telepon : 085725340688
Ruko Istana Pasteur Regency Blok CRA 51 Pasteur, Sukaraja, Kec. Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat 40175


Berikan Komentar Via Facebook

Kehidupan Dewasa Lainnya
5 Keinginan Remaja Perempuan dari Ibunya

image : google

5 Keinginan Remaja Perempuan dari Ibunya
Selasa, 15 September 2020 10:10 WIB
Memiliki anak yang mulai masuk pada kehidupan remaja bisa menjadi suatu hal yang menantang
Peran Keluarga Dalam Mengembangkan Emosi Anak

Peran Keluarga Dalam Mengembangkan Emosi Anak
Jum'at, 13 September 2019 04:05 WIB
Apakah moms pernah kebingungan dengan emosi yang ditunjukan si kecil? Kenapa si kecil jika dibandingkan dengan anak lain berbeda?
Kontribusi Generasi Muda untuk Bangsa

Kontribusi Generasi Muda untuk Bangsa
Selasa, 10 November 2020 10:46 WIB
Apakah Anda sudah tahu istilah generasi untuk anak muda zaman sekarang? Ya, mereka adalah generasi milenial dan generasi Z
Stimulasi Motorik Kasar Pada Anak 2-3 Tahun

Stimulasi Motorik Kasar Pada Anak 2-3 Tahun
Selasa, 30 Juli 2019 12:19 WIB
Masa anak-anak adalah masa dimana anak sedang tumbuh, belajar dan mengeksplorasi semua yang terlihat olehnya. Perkembangan anak pada usia 2-3