

Sekarang ini informasi tentang kesehatan mental semakin marak beredar di media sosial yang akhirnya membuat masyarakat semakin 'melek' bahwa tidak hanya kesehatan fisik saja yang perlu diperhatikan tetapi juga kesehatan mental. Hal tersebut membuat layanan psikologi saat ini menjadi sebuah kebutuhan selain layanan dokter. Perlahan stigma negatif ketika berkonsultasi dengan ahli kesehatan mental mulai berkurang yang membuat masyarakat tidak ragu lagi untuk berkonsultasi dengan psikolog.
Ada beberapa terapi psikologis atau psikoterapi yang tersedia untuk membantu mengatasi masalah kesehatan mental. Terapi psikologis bukan hanya untuk orang yang mengalami gangguan mental saja tetapi juga dapat bermanfaat bagi mereka yang merasa memiliki masalah psikologis dan ingin mencegah risiko gangguan menjadi lebih serius.
Manfaat Psikoterapi
Psikoterapi membantu orang dengan gangguan psikologis untuk:
2. Interpersonal Therapy (IPT)
IPT merupakan pendekatan yang bertujuan untuk memodifikasi perilaku dan pola pikir pasien dalam menjalin hubungan dengan orang lain. Idenya adalah bahwa hubungan yang buruk dengan orang-orang dalam hidup Anda dapat membuat Anda merasa tertekan. IPT biasanya ditawarkan selama 16 hingga 20 sesi.
3. Terapi Pernikahan dan Keluarga
Terapi ini lebih dikenal dengan konseling pernikahan atau konseling keluarga. Anda akan mempelajari perilaku anggota keluarga serta melihat bagaimana pengaruhnya terhadap hubungan, baik itu dengan anggota keluarga lain atau secara keseluruhan. Dalam terapi ini, Anda akan menjalani sesi privat bersama terapis selama beberapa kali. Setelah itu, baru bersama dengan pasangan, atau anggota keluarga lainnya menjalani sesi bersama.
4. Dialectical Behavior Therapy (DBT)
DBT adalah adalah jenis terapi perilaku kognitif yang menyatukan dua hal yang berlawanan (penerimaan dan perubahan) dalam satu terapi. DBT lebih fokus pada pengaturan emosi, mindfulness, dan menerima pikiran dan perasaan tidak nyaman. Tujuan utamanya adalah memberi orang keterampilan untuk mengatur emosi mereka, menangani stres dengan cara yang sehat, dan meningkatkan hubungan, serta hidup dengan penuh kesadaran.
5. Psikoedukasi
Psikoedukasi dilakukan dengan memberikan pengetahuan tentang kondisi mental, bagaimana cara mengatasi masalah, atau dimana dan kapan harus mencari pertolongan lebih lanjut. Psikoedukasi ini biasanya dilakukan dalam bentuk kelas, support group, ataupun sesi privat dengan terapis.
6. Terapi Psikodinamik
Terapi psikodinamik dilakukan lewat pembicaraan secara mendalam. Tujuannya untuk membantu seseorang memerangi pola perilaku negatif yang berasal dari pengalaman masa lalu. Bentuk terapi ini melibatkan seseorang yang berbicara secara bebas sebagai jawaban atas pertanyaan terapis, yang memungkinkan terapis mengidentifikasi pola perilaku dan pemikiran.
7. Animal-Assisted Therapy
Terapi dengan bantuan hewan melibatkan seseorang yang menghabiskan waktu dengan hewan peliharaan terapi yang terlatih. Hewan peliharaan terapi dapat membantu mengurangi kecemasan seseorang, serta membantu penderita PTSD.
8. Terapi Seni
Terapi seni bertujuan untuk melibatkan pikiran melalui berbagai metode kreativitas. Terapi seni memungkinkan orang untuk mengekspresikan perasaan mereka melalui berbagai media, seperti seni, tari, musik, atau puisi. Terapi ini dapat digunakan untuk memperbaiki kemampuan diri dalam membina hubungan dengan orang lain, serta fokus dengan proses dan cara untuk menyelesaikan masalah. Tak hanya itu, terapi seni juga cocok untuk mereka yang memiliki masalah cemas berlebihan, atau merasa putus asa.
Nah itulah penjelasan mengenai Jenis-Jenis Terapi Psikologis dan Manfaatnya, jangan biarkan permasalahan psikologis membatasi hidup Anda. Jika Anda membutuhkan pendampingan/ terapi dari profesional, Pusat Pelayanan Psikologi Klinis d’Fun Station Bandung siap Sedia menemani Anda menemukan keseimbangan dan kebahagiaan. Buat janji dengan mudah dan cepat sekarang!









