Artikel
 
Semua ArtikelPerkembangan AnakDunia RemajaKehidupan DewasaKeluargaKesehatanPengetahuan Umum

Langkah Praktis Atasi Rasa Kehilangan dan Berduka
image : freepik.com
Langkah Praktis Atasi Rasa Kehilangan dan Berduka

Berduka adalah sesuatu yang membutuhkan waktu untuk diselesaikan dan setiap orang mempunyai caranya sendiri untuk berduka. Rasa sakit akibat berduka sering kali menyebabkan seseorang ingin menarik diri dari lingkungan. Mengungkapkan apa yang Anda rasakan saat sedang berduka itu penting meskipun mungkin Anda merasa tidak nyaman membicarakan perasaan Anda dalam keadaan normal. Adanya dukungan dari teman, keluarga, atau orang lain di sekitar Anda untuk membicarakan kehilangan yang Anda rasakan akan sangat membantu diri Anda.

Bagaimana Cara Berdamai dengan Kehilangan dan Berduka?
  1. Hadapi perasaan Anda.
Anda dapat mencoba menekan kesedihan Anda, tetapi Anda tidak dapat menghindar selamanya. Untuk menyembuhkan, Anda harus mengakui rasa sakitnya. Mencoba menghindari perasaan sedih dan kehilangan hanya akan memperpanjang proses berduka. Kesedihan yang tidak terselesaikan juga dapat menyebabkan komplikasi seperti depresi, kecemasan, penyalahgunaan zat, dan masalah kesehatan.
  1. Berilah Waktu pada Diri Anda untuk Berduka.
Duka Anda adalah milik Anda sendiri dan tidak ada orang lain yang dapat memberi tahu Anda kapan waktunya untuk "melanjutkan" atau "melupakannya". Biarkan diri Anda merasakan apa pun yang Anda rasakan tanpa ada rasa malu atau penilaian. Tidak apa-apa untuk marah, berteriak, menangis atau tidak menangis. Tidak apa-apa juga untuk tertawa, menemukan momen kegembiraan, dan melepaskannya saat Anda siap.
  1. Jangan takut untuk mencari dukungan.
Penting untuk mengungkapkan perasaan Anda daripada memendamnya. Bagikan perasaan Anda dengan anggota keluarga dan teman. Meskipun berbagi rasa kehilangan dapat membuat beban kesedihan terasa lebih ringan namun bukan berarti bahwa setiap kali Anda berinteraksi dengan teman dan keluarga, Anda perlu membicarakan kehilangan tersebut. Kenyamanan juga bisa datang hanya dengan berada di sekitar orang lain yang peduli pada Anda. Kuncinya bukanlah mengisolasi diri Anda sendiri.
  1. Ekspresikan perasaan Anda dengan cara yang nyata atau kreatif.
Ekspresikan emosi Anda dengan cara lain, seperti melalui aktivitas fisik, mendengarkan atau bermain musik, menulis jurnal tentang kehilangan yang dirasakan, berdoa atau bermeditasi, melukis/menggambar, atau terlibat dalam upacara budaya atau ritual untuk mengucapkan selamat tinggal.
  1. Jaga kesehatan Diri Anda.
Saat Anda berduka, lebih penting dari sebelumnya untuk menjaga diri sendiri. Stres karena kehilangan dapat dengan cepat menghabiskan energi dan cadangan emosi Anda. Mengelola stres dengan menjaga kebutuhan fisik dan emosional akan membantu Anda melewati masa sulit dengan lebih mudah, seperti makan makanan yang sehat, olahraga, relaksasi, dan tidur yang cukup.
  1. Bergabung dengan kelompok pendukung.
Kesedihan bisa menimbulkan perasaan sepi bahkan saat Anda dikelilingi orang-orang yang Anda cintai. Berbagi kesedihan Anda dengan orang lain yang pernah mengalami kehilangan serupa dapat membantu. Untuk menemukan kelompok pendukung duka cita di daerah Anda, Anda dapat menghubungi rumah sakit, pusat konseling setempat, atau mencari beberapa sumber di internet dan media sosial.
  1. Dapatkan Kenyamanan dari Spiritual.
Jika Anda mengikuti tradisi keagamaan, nikmati kenyamanan yang dapat diberikan oleh ritual berkabung secara keagamaan. Kegiatan rohani seperti berdoa, bermeditasi, atau pergi ke tempat ibadah dapat menawarkan ketenangan. Jika Anda mempertanyakan keyakinan Anda setelah kehilangan, bicaralah dengan seorang pemuka agama atau orang lain di komunitas agama Anda.
  1. Lakukan hal-hal yang Anda sukai, bahkan jika Anda tidak ingin melakukannya.
Usahakan untuk mempertahankan hobi dan minat Anda. Ada kenyamanan dalam rutinitas dan kembali ke aktivitas yang membuat Anda bahagia. Hubungan yang lebih dekat antara Anda dengan orang lain dapat membantu Anda menerima rasa kehilangan dan membantu proses berduka.
  1. Rencanakan pencegahan untuk "pemicu" kesedihan.
Suatu perayaan, liburan, dan kejadian penting yang terjadi dapat membangkitkan kembali kenangan dan perasaan pada diri Anda. Bersiaplah untuk luapan emosional yang terjadi dan ketahuilah bahwa itu sepenuhnya normal. Jika Anda akan berlibur bersama keluarga atau mengikuti acara keluarga, sebelumnya bicarakan dengan keluarga Anda tentang ekspektasi mereka mengenai kondisi emosional Anda yang sering kali masih terbangkitkan oleh momen yang terjadi. Lalu rencanakan strategi pencegahan agar Anda dapat mengendalikan “pemicu” kesedihan untuk menghormati kegiatan orang yang Anda cintai.
  1. Carilah bantuan profesional
Jika kesedihan Anda terasa terlalu berat untuk ditanggung, carilah bantuan profesional kesehatan mental seperti psikolog dan psikiater. Profesional kesehatan mental akan dapat membantu Anda mengatasi emosi yang kuat dan mengatasi rintangan dalam berduka.

Bagaimana Membantu Orang Lain yang Mengalami Kehilangan dan Kedukaan?
Banyak orang tidak tahu harus berkata atau berbuat apa saat mencoba menghibur seseorang yang berduka. Hibur dan ringankan beban orang yang berduka dengan beberapa cara berikut:

Tanyakan bagaimana perasaan mereka.
Setiap hari bisa berbeda untuk seseorang yang berduka, luangkan waktu untuk mendengarkan dan memahami apa yang mereka alami.

Bicarakan tentang kehidupan sehari-hari juga.
Kehilangan dan kesedihan mereka tidak harus menjadi fokus dari semua percakapan Anda. Bicarakan hal-hal lainnya yang biasa Anda bicarakan dengannya meskipun itu hanya masalah yang sederhana.

Tanyakan bagaimana Anda dapat membantu mereka.
Makanan kesukaan, berbelanja, menawarkan untuk berjalan-jalan, atau melakukan sesuatu yang menyenangkan bersama dapat membantu seseorang mengatasi kesedihannya.

Dorong mereka untuk mencari penanganan profesional
Jika kesedihan mereka tampaknya tidak mereda seiring waktu, dorong mereka untuk mencari penangan yang lebih profesional.

Jika Anda membutuhkan bantuan profesional dalam mengatasi rasa duka dan kehilangan, download aplikasi d’Fun Station di smartphone Anda dan konsultasikan masalah Anda kepada para profesional yang siap membantu Anda.

Referensi :
Smith, Melinda; Robinson, Lawrence; Segal, Jeanne. Coping with Grief and Loss. Help guide [online] https://www.helpguide.org/articles/grief/coping-with-grief-and-loss.htm
Walsh, Katherine. (2012). Grief and Loss: Theories and Skills for the Helping Profession 2nd ed. United State: Pearson Education, Inc.





konsultasi Onsite

Telepon : 085725340688
Ruko Istana Pasteur Regency Blok CRA 51 Pasteur, Sukaraja, Kec. Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat 40175


Berikan Komentar Via Facebook

Pengetahuan Umum Lainnya
Dari Teman Jadi Pasangan, Mungkin kah?

image : freepik.com

Dari Teman Jadi Pasangan, Mungkin kah?
Sabtu, 05 September 2020 11:34 WIB
Apakah mungkin sebuah relasi romantis bisa dimulai dari hubungan pertemanan semata?
Fungsi dan Interaksi Alam dengan Manusia

Fungsi dan Interaksi Alam dengan Manusia
Selasa, 10 November 2020 10:26 WIB
Saat ini manusia cenderung lupa dengan alam yang selalu memberikan kebutuhan hidup manusia
Memahami Gangguan Kepribadian Antisosial. Hati-hati Salah Kaprah!

image : google.com

Memahami Gangguan Kepribadian Antisosial. Hati-hati Salah Kaprah!
Rabu, 19 Agustus 2020 09:05 WIB
Kita sering kali salah kaprah mendefinisikan istilah antisosial (ansos) sebagai kondisi di mana seseorang tidak suka berinteraksi dengan orang lain,
Apa Cita-cita Anak Sekolah Zaman Sekarang?

Apa Cita-cita Anak Sekolah Zaman Sekarang?
Kamis, 26 Januari 2017 13:08 WIB
Anda jangan mengelak, meski sekarang pilihan karier meleset jauh dari cita-cita masa sekolah dulu, pasti tiga profesi tersebut di atas