Psikologi
 
Semua BlogPengetahuan AnakDunia AnakKesehatan AnakPola Asuh AnakKisah dan CeritaPsikologiEdukasiUmum

Gejala dan Alter dalam Gangguan Kepribadian Ganda
betterhelp.com
Gejala dan Alter dalam Gangguan Kepribadian Ganda

Kepribadian Ganda dalam istilah psikologi dikenal sebagai dissociative identity disorder (DID). Gangguan ini masuk ke dalam kategori gangguan disosiatif. Gangguan Kepribadian Ganda dulu dikenal dengan nama multiple personality disorder hingga pada tahun 1994 diubah menjadi dissociative personality disorder untuk memberikan pemahaman yang lebih baik terhadap gangguan tersebut. DID memiliki karakteristik adanya pemisahan atau split identitas pada diri seseorang sehingga penderitanya terlihat seolah memiliki kepribadian yang jauh berbeda dari yang sesungguhnya. DID menunjukkan bahwa adanya kegagalan penderitanya untuk mengintegrasikan aspek-aspek identitas, ingatan, dan kesadaran ke dalam sebuah diri yang multidimensional atau kesatuan utuh.

Berdasarkan DSM-V, kriteria berikut perlu dipenuhi untuk dapat mendiagnosa seseorang dengan DID:
  1. Gangguan identitas yang dikarakteristikkan oleh dua atau lebih kondisi kepribadian yang berbeda, yang mungkin dalam beberapa budaya dianggap sebagai pengalaman kesurupan. Gangguan pada identitas ini melibatkan hilangnya kesadaran akan diri dan kesadaran akan kontrol (sense of agency) secara nyata, yang diikuti dengan perubahan pada afek, perilaku, kesadaran, memori, persepsi, kognisi, maupun fungsi sensori motorik. Tanda dan gejala tersebut mungkin terlihat oleh orang lain atau dilaporkan oleh individu.
  2. Adanya perbedaan yang terjadi berulang dalam mengingat peristiwa sehari-hari, informasi personal yang penting, maupun peristiwa traumatis yang tidak konsisten dengan lupa yang umumnya terjadi.
  3. Gejala menyebabkan distress yang signifikan secara klinis atau penurunan pada fungsi sosial, pekerjaan, atau fungsi pada area penting lainnya.
  4. Gangguan bukan merupakan bagian wajar yang diterima oleh budaya atau praktik keagamaan secara luas. 
  5. Gejala tidak diakibatkan oleh efek fisiologis dari zat/substance (seperti pingsan atau perilaku yang kacau selama alcohol intoxication) atau kondisi medis lainnya (seperti complex partial seizures). 

Gejala utama dalam DID terlihat dari kemunculan kepribadian ganda dengan kualitas yang jelas berbeda dan dapat dibedakan satu sama lainnya. Kepribadian yang berbeda dari kepribadian sesungguhnya orang tersebut dapat disebut dengan alter, di mana alter dapat mengambil banyak bentuk dan perilaku yang bermacam-macam. Beberapa contoh alter yang umumnya muncul adalah:
  • Child Alters
Child Alter adalah alter anak kecil yang tidak menua seperti individu tersebut. Alter ini akan bertindak dan berbicara seperti anak-anak saat mengambil alih tubuh kepribadian ‘utama’nya. Alter ini bisa terbentuk dari pengalaman traumatis yang dialami, ia mengambil peran sebagai korban, sementara kepribadian ‘utama’nya dapat menghindar dari pengalaman traumatis tersebut. Alter ini juga bisa berbentuk sosok ‘kakak’ dari orang tersebut, yang terbentuk untuk melindungi kepribadian utamanya yang sedang mengalami trauma.
  • Persecutor-Personality Alters
Persecutor-Personality Alters adalah alter yang melakukan tindakan menyakitkan bahkan menyiksa kepribadian lainnya dengan tindakan menyakiti dirinya sendiri. Perilakunya bermacam-macam, bisa melakukan self-harm seperti menyayat, membakar, atau tindakan bunuh-diri. Kepribadian ini bisa melakukan tindakan yang sangat berbahaya, seperti menabrakkan diri ke jalan dan segera mengembalikan tubuhnya ke kepribadian yang lainnya sehingga bukan ia yang mengalami rasa sakitnya. Alter persecutor biasanya punya keyakinan dapat melukai kepribadian lain tanpa melukai dirinya sendiri.
  • Protector-Personality Alters
Protector-Personality Alters merupakan alter yang dapat memberikan nasihat kepada kepribadian yang lain. Ia juga dapat mengambil tindakan yang kepribadian utama tidak dapat lakukan. Protector terkadang mengontrol pergantian kepribadian yang satu ke kepribadian yang lainnya. Ia juga dapat berperan sebagai observer pasif yang dapat melaporkan pikiran dan idenya kepada kepribadian yang lain.

Penanganan DID adalah sebuah hal yang sangat menantang dan sulit. Tujuan penanganan psikologis bagi seseorang dengan DID adalah untuk mengintegrasikan seluruh kepribadian alter menjadi satu. Memerlukan proses untuk meneliti satu persatu fungsi dan peran dari masing-masing kepribadian, membantu mereka mengatasi traumanya masing-masing, mengetahui kepentingan tiap kepribadian, dan bernegosiasi agar mereka mau bergabung menjadi satu kepribadian yang dapat mengatasi trauma yang dimiliki oleh kepribadian tersebut.

Jika kamu atau kenalanmu ingin mengatasi traumamu sebelum menjadi pemicu terjadinya gangguan kepribadian ganda, kamu bisa langsung download aplikasi d’ Fun Station dan konsultasi langsung dengan ahlinya!

Referensi:
Oltmans, T.F & Emerly, R.E. (2012). Abnormal Psychology 7th edition. New York: Pearson.
Nolen-Hoeksema, Susan. (2011). Abnormal Psychology 5th edition. New York: Mc Graw Hill





Berikan Komentar Via Facebook

Psikologi Lainnya
8 Jenis Kanker Pada Anak yang Sering Terjadi

8 Jenis Kanker Pada Anak yang Sering Terjadi
Sabtu, 29 Juni 2019 11:06 WIB
kanker pada anak adalah suatu kejadian penyakit kanker yang muncul pada usia anak-anak hingga remaja
Bebaskan Anak Meraih Impian

image : freepik.com

Bebaskan Anak Meraih Impian
Jum'at, 21 Agustus 2020 09:07 WIB
Kebanyakan orang tua ingin mengatur masa depan anak agar tercipta sesuai keinginan mereka, padahal anak sedang mengembangkan minat, rasa, dan
Burnout: Gejala Stres Ketika Bekerja

image : freepik.com

Burnout: Gejala Stres Ketika Bekerja
Rabu, 26 Agustus 2020 09:45 WIB
Situasi pekerjaan rentan sekali membuat diri kita mengalami stres. Baik itu karena tuntutan atasan, beban kerja yang berat, lingkungan yang
Cara Orangtua Mendampingi Anak Belajar di Rumah

Cara Orangtua Mendampingi Anak Belajar di Rumah
Senin, 06 April 2020 16:16 WIB
Melakukan penyesuaian belajar di sekolah ke rumah pasti memiliki tantangan tersendiri. Perpindahan yang terjadi menuntut penyesuaian bagi orang tua, anak,